SELAMAT DATANG di nobitaufiqhidayat.blogspot.com sering-sering kunjung ya,.. :D
Tampilkan postingan dengan label Tulisan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tulisan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 16 Februari 2013

Wisata Alam di Purworejo yang Pernah Saya Kunjungi

Assalamu’alaikum Warohmatullahiwabarokatuh,..
Bismillahirrohmanirrohim kali ini saya akan memberikan sedikit informasi tentang Kabupaten Purworejo dengan wisata alamnya, agar informasinya lebih falid saya akan mempost yang sudah saya kunjungi saja ya,.. :p


Baiklah saya mulai dengan wisata yang paling dekat dengan rumah saya yaitu Bukit Geger Menjangan, Bukit Gegermenjangan ini terletak di desa Baledono yang tentunya masih daerah purworejo, tau kolam renang atatirta? Nah bukit ini berada di sebelah timur atatirta, jarak antara kolam renag atatirta dan kaki bukit gegermenjangan kurang lebih 300meter. Kenapa bisa dinamakan gegermenjangan? Pasti sudah bisa nebak dengan nama tersebut, sip betul banget karena jika dilihat-lihat ternyata eh ternyata bukit ini mirip dengan geger seekor menjangan klau bahasa indonesiannya mungkin pundak menjangan :p. Menurut saya tempatnya bagus, sejuk dan juga pemandangannya indah, apalagi kalau sudah sampai puncaknya behhh Subhanallah indah bener, kita dapat melihat miniature purworejo secara langsung, saat di puncak tak usah takut panas karena sudah ada tempat untuk berteduh selain itu juga ada penduduk lokal yang juga menjual minuman dan makanan ringan. Selain itu ternyata di bukit gegermenjangan ini ada juga makam Ulama Purworejo beliau bernama Kyai Imam Puro, menurut Bapak Guru saya Kyai Imam Pura merupakan salah satu Ulama yang menyebarkan Agama Islam di Kabupaten Purworejo Ini, jika kita mendaki bukit ini lewat jalan sebelah kanan nanti di tengah-tengah perjalanan ada makam nah itulah makam salah satu ulama di purworejo.
Ini dia beberapa foto di gegrmenjangan: 

Perjalanan menuju puncak gegermenjangan

pemandangan dari puncak gegermenjangan
berteduh sambil melihat pemandangan

tempat berteduh yang luas
Lanjut dengan pariwisata yang kedua masih dengan panjat memanjat, kali ini lebih ekstream dan tinggi, yaitu Gunung Kunir. Menurut saya tempat ini bukan seperti gunung pada umumnya, karena di sana tidak ada kawah seperti gunung-gunung pada umumnya, mungkin karena bukit tersebut tinggi seperti gunung, di sebutlah gunung. Gunung kunir ini terletak di desa Benowo Kecamatan Bener. Dulu saya pernah ke gunung Kunir bersama-sama dengan IPNU (Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama) saya dan teman-teman berajalan mulai dari desa banyuasin, perjalanan menuju puncak memekan waktu kurang lebih 3-4jam, gak kebayang kan capeknya gimana 3-4jam naik turun melewati pedesaan, tetapi jika di lakukan dengan bersama-sama perasaaan capek gak terasa apalagi kalau sudah sampai puncak gunung kunir tersebut, rasa capek sekejap langsung hilang, kita dapat mlihat magelang dari puncak gunung kunir ini.

Tempat pariwisata ketiga yang pernah saya kunjungi yaitu Goa Seplawan, Goa Seplawan ini terletak di Desa Donorejo, Kecamatan Kali gesing, tempat ini berada di dataran tinggi sehingga sehingga kita dapat melihat pemandangan secara leluasa, selain itu goa seplawan ini juga di buat taman, terdapat beragam macam tumbuhan dan benda-benda bersejarah lainnya. Goapun sudah di beri lampu sehingga kita dapat melihat dengan jelas bentuk dari dinding-dinding goa tersebut. Selain itu juga sudah tersedia toilet dan tempat untuk sholat. Banyak penduduk sekitar yang juga berjualan di tempat tersebut.
mulut goa seplawan
pemandangan dari atas goa seplawan


taman di goa seplawan

goa seplawan

Yang Keempat Yaitu Benteng Pendem. Benteng Pendem terletak di perbukitan Dukuh Kaliwaru, Dusun Bapangsari Krendetan, Kec. Bagelen di ketinggian 200 m di atas permukaan laut. Benteng Pendem ini merupakan peninggalan tentara Jepang yang dibangun pada 1945 dengan jumlah seluruhnya 29 buah. Di masa perang dulu tujuan dibangunnya benteng ini adalah sebagai tempat pertahanan dan pengintaian Jepang dalam menghadapi musuh, terutama yang datang dari arah Laut Selatan. Sayangnya, sebagai saksi bisu sejarah, benteng ini kurang terawat. Di masa datang diharapkan benteng ini dapat menjadi perhatian Pemda terutama aspek perawatannya sehingga dapat menarik minat wisatawan untuk berkunjung. Selama ini lokasi Benteng banyak dikunjungi muda-mudi sebagai tempat rekreasi. Di puncak bukit kita dapat melihat deburan ombak pantai. Benteng ini difungsikan oleh tentara jepang sebagai benteng pertahanan dan pengintai baik dari laut, darat maupun udara. Dalam pembangunannya jepang meminta tanah dari 3 desa (Ds. Sumorejo, Ds. Bapangsari, Ds. Dadirejo) seluas 500 hektar. Tidak hanya cukup dengan merampas, Jepang juga meminta untuk disediakan peralatan serta tenaga manusia guna pembangunan. Akhirnya 200 orang pekerja di sediakan dari tiap desa dan di bayar sangat murah.

Dengan tenaga yang diperoleh dari tiga desa tersebut, ternyata Jepang masih kekurangan tenaga, akhirnya mendatangkan romusha (pekerja paksa) dari luar daerah. Nasib mereka lebih tragis, mereka dipaksa terus bekerja dan tidak dibayar. Konon kisah tragis kemudian berlangsung setelah benteng pertahanan tersebut selesai dibangun. Seluruh penduduk yang berada di dekat benteng semua diusir dan harta mereka boleh dibawa. Namun rumah-rumah warga yang tidak lagi berpenghuni dibakar oleh Jepang. Proses sterilisasi dilakukan bertepatan pada 1 Syawal, sekitar pukul 10.00 WIB. Benteng Pendem di Kalimaro pernah dikunjungi oleh Ir. Soekarno beserta Sultan Hamengkubuwono IX.
Referensi: http://www.purworejokab.go.id/potensi-unggulan/potensi-peninggalan-sejarah/benteng-pendem dan http://wisata.kompasiana.com/jalan-jalan/2011/12/01/benteng-pendem-purworejo-417855.html

Yang Kelima Watu Somang dan Curug Sidoleren ini terletak di desa Sidoleren, Kecamatan Gebang. Watu Somang adalah batu yang sangat besar di masyarakat sendiri lebih di kenal dengan sebutan watu somo, watu somo ini terletak di tengah hutan sehingga kita harus berjalan kai untuk menuju tempat tersebut. Untuk Curugnya sendiri terletak tidak jauh dari Watu somang tersebut, ketinggian curug kurang lebih 20 meter.

Keenam adalah Curug Kemiri, curug ini terletak di sebelah utara dari pasar kemiri, curug ini masih terbilang alami, ditambah dengan batu kadas menambah indah air terjun tersebut.
curug kemiri
curug kemiri


Ketujuh yaitu curug siklotok, curug ini bertempat di kaligesing. Sebenarnya di tempat tersebut tidak hanya ada curug si klotok saja tetapi ada curug yang lainnya karena di tempat tersebut terdapat 3 curug sekaligus, jadi terdapat 3 tingkatan air terjun.
curuh si klotok



Kedelapan Panatai Keburuan, Pantai ini menurut saya cukup bagus, di deket pantai tersebut sebelum kita ke pantai akan melawati sungai, di sungai tersebut banyak sekali ikan-ikan dan kepompong yang dapat kita tangkap, tempatnya masih alami, di sebelah timurnya ada hutan cemara yang membuat suasana menjadi adem, bagus juga untuk foto-foto.

pantai keburuan
pohon-pohon cemara di pantai keburuan
Sembilan Pantai Jatimalang, untuk masyarakat purworejo mungkin pantai ini sudah tidak asing lagi, pantai jati malang ini merupakan salah satu pantai terpopuler di purworejo ini, sudah banyak tepat toilet dan rumah makan yang tentunya membuat yaman pengunjung.

Sepuluh,... dll :p
maaf untuk foto-fotonya nyusul ye,..
Semoga bermanfaat :)

Read More......

Kamis, 03 Januari 2013

Cara Menghindari Mabuk Perjalanan oleh pengalaman



Assalamu’alaikum wr.wb 

Bismillahirrohmanirrohim,... Kali ini saya ingin membagi pengalaman saya tentang mabuk atau muntah saat perjalanan, khususnya perjalanan di mobil atau bus. Jaman dahulu kala, saya sangat tidak suka perjalanan dengan menggunakan mobil atau bus entah itu jauh ataupun dekat, saya lebih suka menggunakan motor untuk berpergian, tapi sekarang sudah tidak takut lagi perjalanan sejauh apapun dengan menggunakan mobil atau bus akan saya hadapi dengan lapang dada,..hehe. Sebelumnya saya ingin menceritakan sedikit pengalaman mabuk perjalanan saya, jaman dahulu kala saya adalah anak yang sangat sering sekali mabuk perjalanan walaupun itu hanya berjarak 7 km, haduh-haduh sangat merepotkan bukan? Dulu saat SMP study tour di bandung kalau di hitung-hitung bisa mabuk dengan jumlah 20an lebih, mulai saat itu saya tidak pernah berpergian jauh. Saat SMA lagi-lagi ada study tour, saya langsung mempersiapkan diri saya untuk membeli kantong kresek sebanyak-banyaknya, seperti yang saya duga saya mabuk sebanyak 14 kali saat itu study tour hanya dalam waktu 1 hari saja di goa gong, saya sudah minum obat anti mual tapi tidak ada efek sedikitpun. Kiranya cukup sekian pengalaman mabuk saya, sebenarnya masih banyak sekali pengalaman mabuk perjalanan saya, tapi nanti kalau saya cerita panjang lebar malah bosen,.. hehe. Nah dari pengalaman perjalanan mabuk itulah saya mendapatkan pengalaman-pengalaman untuk tidak mabuk dalam perjalanan. 

Okey saatnya masuk tips untuk mencegah mabuk perjalanan,.. 

Pertama, sebelum perjalan anda harus sudah siap dan berfikir positive bahwa saya pasti bisa dan kuat. Menurut pengalaman saya, ini cukup manjur untuk mencegah mabuk perjalanan apalagi kalau di kolaborasikan dengan tips-tips selanjutnya.

Yang Kedua, duduklah paling depan. Menurut pengalaman saya hal ini lumayan manjur.
 
Ketiga, Tidur. Nah,.. ini sangat manjur untuk mengurangi mabuk perjalanan.
 
Keempat, hindari makan yang beraroma amis dan makan secukupnya (tidak berlebihan), selain itu saya sarankan untuk minum air hangat,Ex: Teh Anget.
 
Kelima, Pusar (wudel) di tembel pakek salonpas, Insyaallah bisa mengurangi mabuk perjalanan.
 
Keenam, Bawa mp3 dan isilah dengan lagu-lagu kesukaan. Menurut pengalaman saya, ini yang paling manjur. Coba anda dengarkan lagu kesukaan anda menggunakan headset dengan volume agak keras, untuk sekedar bebagi pengalaman,.. lagu yang enak di dengerin saat “perjalananku” salah satunya adalah butterfly yang dinyanyikan oleh melly goeslaw dan andhika bagi kalian yang mungkin sudah pernah melihat filmnya mungkin akan menambah kenikmatan tersendiri untuk mendengarkan lagu ini,lagu yang lain yang sering saya dengar saat perjalanan yaitu More than words oleh westlife, We are young oleh fun. , Overboard oleh justin bieber, Somebody that I used to know oleh Gotye, dll pokoknya lagu yang bisa bikin kita menjadi senang.
 
Ketujuh, usahakan kepala tidak menunduk kebawah.
 
Kedelapn, konsumsi obat anti mual, obat anti mual sangat berfariasi, ada yang murah-mahal. Pilih obat yang sekiranya cocok untuk anda dan jangan lupa untuk membaca keterangan atau dosis obat.
 
Kesembilan, Nikmatilah pemandangan saat perjalanan.
 
Kiranya cukup sekian dari saya, semoga bermanfaat, Terimakasih,... saya akhiri Wassalamu’alaikum wr. wb.

Read More......

Sabtu, 17 November 2012

Writing Trisno Jalaran Kulino Moco

Baru bebarapa hari kemaren iseng-iseng buat blog,... eh,... ada yang ngundang saya untuk ikut training jurnalistik, ini dia kesempatan saya untuk belajar nulis,... pagi tadi training di mulai pukul 9.00 sampai jam 12.00 salah satu pengisi training adalah bapak Fadlan Al-Ikhwani beliau mulai menulis sejak semester 3, dan sudah menerbitkan beberapa buku yang dibuat sejak kuliah semester 7, untuk tau lebih lengkap tentang beliau? tinggal searcing aja di google, pasti ketemu kok, kalu gak ketemu bisa hubungi saya,..hehe

Banyak yang saya dapatkan dari trainig jurnalistik ini, salah satunya yaitu memotifasi saya untuk menulis. Selain itu  ternyata menulis itu banyak manfaatnya lho,.. yang saya ingat dari training tadi ada 2 manfaat yang di dapat dari menulis yaitu manfaat di dunia dan di akhirat,..

Di dunia manfaat yang bisa kita dapat dari menulis yaitu Kesehatan, kok bisa? menurut psikolog Amerika ternyata menulis dapat mengurangi beban fikiran, nah buat kalian yang mempunyai beban pikiran tulis aja uneg-unegnya, Inyaallah beban fikiran akan berkurang,..lanjut manfaat menulis di dunia yang kedua adalah Financial,.. yak betul sekali jika tulisan kita bagus pastinya bisa kita jual dan mendapatkan uang. Manfaat di dunia yang ketiga dari menulis adalah Ketenaran, nah,.. udah tentu kalau nanti tulisan kita laku otomatis ketenaran menyertai,.. hehe. Nah yang keempat yaitu Actualisasi diri, apa itu actualisasi diri? dalam ilmu keperawatan
menurut Maslow (1908-1970) actualisasi diri merupakan kebutuhan puncak manusia, mungkin maksudnya actualisasi diri dalam hal menulis kita dapat mengekspresikan pemikiran kita kepada pembaca, kita juga bisa berbagi hal kepada banyak orang.

Nah ternyata manfaat di akhirat kelak nanti ada juga lho,. apa itu? Amal Soleh yang terus mengalir pahalanya walaupun si penulis telah meninggal dunia. How it can be? kok hiso? Kok bisa? bisa lah,.. kan ada hadis kalau gak salah bunyinya: ada 3 amal yang masih terus mengalir walaupun sudah meninggal dunia yaitu Sedekah, Ilmu yang bermanfaat dan Anak soleh yang mendoakaannya. Jadi kalu kita menulis dengan niat karena Allah SWT dan yang kita tulis itu bermanfaat Insayaallah kita akan dapat pahala.

Sebenarnya kita sudah mempunyai modal untuk bisa menulis, nah kita tinggal mengembangkan saja dan ide menulis itu banyak di sekitar kita, seperti saat kita ingin menulis tentang percakapan, langsung saja pergi ke pasar, di sana kita akan mendapatkan ide-ide atau inspirasi secara langsung di TKP tersebut,hehe. Selain itu kalau kita pingin bisa menulis kita musti suka membaca, seperti pepatah yang mengatakan Writing Tresno Jalaran Kulino Moco,..wah,.. pepatahnya udah ganti ya,....hehe

Saya teringat kata-kata beliau yang bunyinya Ngomong ora Mutu, Nulis ora Cethu, Organisasi ora Melu, Kuliah ora Mlebu,... walah bali wae,... hehe ternyata sebagai mahsiswa kita harus memanfaatkan fasilitas semaximal mungkin seperti ikut seminar, jangan menjadi mahasiswa yang kupu-kupu kuliah pulang,..kuliah pulang,.. atau K3 kuliah, kantin, kos,.. Mbok ya gerak,.. sekarang ini media untuk menulis untuk di baca banyak orang itu banyak lho,.. salah satunya blog, selain itu facebook, twitter dan masuh banyak lagi,.. oleh karena itu mari kita semangat menulis,.. semangad2,..hehehe

Wah,.. kayaknya cuma ini yang bisa saya ingat dari Training Jurnalistik tadi, jika ada yang mau menambahkan bisa lewat komentar,.. Terimaksih,.. Semoga bermanfaat,,... 

pamer sertifikat training jurnalistik ah,..

Read More......